Ketika aku masih SMA dulu
Di sebuah gedung hijau di dekat Pasar Baru
Yang isinya cewek melulu
Kawan-kawanku, beginilah dulu jawabmu
ketika ditanya "seperti apa pria idamanmu?"
"Pria berbulu"
Iya, jawabmu dulu begitu
Eits jangan salah prasangka dulu
Bukanlah berbulu seperti Mas Ronaldo dan Mas Cafu
Tetapi "BERSIH BUGAR SELALU"
Tetapi kini,
kembali ke realiti
lihatlah kaki ini
Berbulu panjang di betis kanan kiri,
Di bawah lutut TEPAT SEPULUH SENTI!!
Oh apakah ini karena kaos kaki
Yang putih bersih
Tetapi bolong di bagian jari
Setinggi penggaris tiga puluh senti
Kulihat pahaku,
Mulus mulus aja tuh
Dan kemudian tanganku
Mulus juga tuh
Oh pasti ini pasti
karena kaos kaki
Kawanku bilang kumesti bercukur
Membuatku menjadi terdiam terpekur
Apakah dengan bulu kecantikan diukur?
Ah, nasi sudah menjadi bubur
Biarkan lah ia tumbuh subur
Siapa tau ia sumber makmur
(Bilang aja males nyukur)
Tibalah kita di akhir cerita ini
"Balada Kaos Kaki Sebuah Sekolah Khusus Puteri"
ps: maap ga penting...
Tuesday, November 21, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment